Apa itu Basis Data?

     Basis data dapat diartikan sebagai kumpulan data yang dapat dimodifikasi, diambil, dan dihapus sesuai kebutuhan pengguna. Data yang tersimpan dalam basis data dapat berupa berbagai jenis, seperti string, angka, gambar, dan lain-lain.

    Secara teknis, basis data dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis:

1. RDBMS (Relational Database Management System)

    Dalam sistem basis data relasional, data disimpan dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris (tuple) dan kolom (atribut). RDBMS cenderung memiliki duplikasi dan redundansi data yang rendah. Contohnya adalah MySQL.

2. Non-Relational Database (NoSQL)

    Dalam basis data non-relasional, tidak ada konsep relasi, tuple, atau atribut. Hal ini mengakibatkan adanya kemungkinan duplikasi data yang lebih tinggi. Namun, untuk kueri yang kompleks, waktu respons basis data non-relasional biasanya lebih cepat dibandingkan RDBMS. Contohnya adalah MongoDB.

 

    Namun, secara jenis tipe nya Basis Data dibagi menjadi 5 jenis anatara lain :

1.     Basis data hierarkis

    Basis data hierarkis adalah jenis basis data yang mengatur informasi dalam struktur hirarki atau pohon. Setiap entitas memiliki satu atau lebih entitas yang berhubungan dengannya di level yang lebih rendah dalam hirarki. Berbeda dari basis data relasional yang menggunakan tabel yang terhubung satu sama lain.

2.     Basis data jaringan

    Jenis ini adalah konsep jaringan yang memungkinkan setiap rekaman dalam basis data memiliki lebih dari satu hubungan ke rekaman lain. Dalam model basis data jaringan, data disimpan dalam bentuk koleksi node yang terhubung satu sama lain melalui relasi.

3.     Basis data relasional

    Basis data menggunakan sistem penyimpanan data terstruktur, seperti tabel dan bidang, untuk mengatur data secara logis dan konsisten. Hal ini memudahkan untuk menemukan dan mengambil data tertentu serta melakukan analisis dan pelaporan.

4.     Basis data berorientasi objek

    Basis data berorientasi objek (OODB) adalah jenis basis data yang memungkinkan penyimpanan, manajemen, dan manipulasi objek dalam database. OODB berfokus pada penyimpanan dan pengelolaan objek seperti orang, tempat, atau barang, atau objek yang dibuat dalam program komputer.

5.     Basis data NoSQL

    NoSQL adalah sebagai solusi database untuk kebutuhan skala besar, distribusi, dan kinerja yang tidak selalu bisa ditangani dengan efisien oleh basis data relasional. NoSQL adalah respons terhadap tuntutan skala dan fleksibilitas dari aplikasi web modern, big data, dan aplikasi real-time.

    Beberapa keuntungan yang di dapat dari pengolahan Basis Data adalah :


- Penskalaan Yang efisien : Perusahaan dapat meningkatkan skala secara efisien dengan cepat mengumpulkan data proses bisnis, seperti penjualan, pemrosesan pesanan, dan layanan pelanggan. Database menganalisis data untuk memperbaiki proses, memperluas bisnis, dan meningkatkan pendapatan. Akses data yang cepat memungkinkan perusahaan menyederhanakan operasi dan meningkatkan efisiensi, misalnya dengan otomatisasi tugas seperti pembuatan laporan dan pengiriman email, yang menghemat waktu dan mengurangi kesalahan.

- Integritas Data : Database mempermudah penyimpanan, pengelolaan, dan akses data, termasuk data pribadi pengguna, yang bermanfaat untuk meningkatkan pengalaman pengguna, terutama dalam platform seperti media sosial. Dengan mendukung kolaborasi dan akses bersama, database sangat berguna untuk kerja tim dan perusahaan besar. Selain itu, database memfasilitasi integrasi data antar sistem berbeda, memungkinkan pertukaran data meskipun memiliki format yang tidak sama.

- Keamanan Data : Sistem dalam database dapat membantu perusahaan melindungi data melalui berbagai platform keamanan seperti kontrol akses pengguna dan kemampuan pencadangan (backup) dan pemulihan (restoration).

- Analitik Data : Analitik data dalam database mengacu pada proses analisis data tersimpan untuk mendapatkan data berharga. Caranya dengan menggunakan berbagai teknik analisis data, seperti pemrosesan data, penggalian data, visualisasi data, dan pembuatan laporan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SDLC (Software Development Life Cycle)

NORMALISASI

Apa itu SQL,DDL, DML, DCL, dan TCL.